Wednesday, March 30, 2016

Ekspedisi ke gunung sindoro

Ekspedisi Gunung sindoro

Ekspedisi kali ini di dasari atas keinginan saya dan keluarga kecil saya di mapala untuk mendapatkan PDH,
selain karna kewajiban ini juga menjadi ajang menunjukkan seberapa besar kekeluargaan dan kekompakan kami yang sudah di bentuk sejak satu setengah tahun lalu.

Ekspedisi ini sudah di rancang dari satu bulan sebelumnya, dan bukannya berjalan tanpa kendala tapi perjalanan ini mengalami banyak sekali kendala, dari anggota yang sulit di ajak kumpul untuk merembukkan perjalan kami sampai ada wacana akan di gagalkan, sampai akomodasi yang sudah di rencana kan harus berubah rencana di hari keberangkatan karena masalah dengan supir bus yang sudah di sewa. tetapi itu semua tidak menghalangi niat kami untuk berangkat ke sindoro.

perjalanan di rencanakan di mulai pukul 8 malam, tetapi karena masalah tadi akhirnya kami baru berangkat pukul 11 malam. perjalan terasa sangat panjang karena kami baru tiba sekitar pukul 5 sore keesokan harinya . ini juga dikarenakan sopir yang tidak tahu jalan mana yang harus di tempuh untuk menuju desa tambi.

pukul 5 sore akhirnya kami sampai di pos pendakian tambi. disana kami beristirahat sejenak sambil menyiapkan segala peralatan yang akan berguna di gunung nantinya. setelah beristirahat sejenak kami pun memutuskan akan mulai mendaki setelah shalat isya, tetapi karena ada "wejangan dari  mbah amin" juru kunci gunung sindoro, akhirnya kami berangkat pukul 9 malam.

kami menelusuri jalan beraspal yang sudah mulai rusak dan berlubang yang cukup panjang bagi saya, sebelum berangkat mendaki kami di bekali peta untuk jalur pendakian, sebelum masuk pos 2 kami menempuh jalur memotong melalui jalan setapak di perkebunan teh.
sekitar satu jam setengah kami pun sampai di pos 2, karena pos 1 merupakan pos yang di gunakan untuk pendaftaran atau simaksi jadi pos selanjutnya yang kami singgahi adalah pos 2. seharusnya waktu yang di tempuh hanya memakan waktu 30 menit tapi entah mengapa kami sampai memakan waktu hingga satu setengah jam.

Kami pun melajutkan perjalan ke pos 3. di pos 3 ini kami beristirahat dan ada beberapa yang berganti pakaian karena merasa kedinginan dengan bajunya yang sudah mulai basah dengan keringat. Tak lama kami mmelanjutkan perjalan ke pos 4. disini lah perjalan mulai terasa melelahkan karena perjalanan tidak dirasa menemukan ujungnya.

waktu berjalan begitu cepat dan hari sudah sangat larut, kami pun memutuskan untuk membangun tempat perlindungan sementara atau bivak dari flysheet yang sudah kami siapkan sebelumnya. udara lembab dan dingin ditambah gerimis kami pun memutuskan untuk memasak beberapa makanan untuk menghangatkan badan dan beristirahat sejenak.

sekitar pukul 3 pagi kami memutuskan untuk kembali menapaki jalan setapak yang memang sudah di siapkan  untuk para pendaki agar tidak mudah tersesat. tak lama kami sampai di pos 4 atau batu besar yang menandakan kami sudah sampai di pos 4, kami meutusan untuk melanjutkan perjalanan karena kami belum juga menemukan tenda teman kami yang sudah jalan lebih dulu sebelumnya.

sekitar pukul 7 kami akhirnya menemukan tenda teman kami yang sudah jalan lebih dulu tsb, disini tubuh saya drop karena tidak tidur, karena itu pun kami kembali beristirahat sejenak. matahari mulai beranjak naik saat saya rasa tubuh saya sudah kemali normal dan kami pun melanjutkan perjalanan. kembali ada yang drop setelah kurang lebih 1 jam perjalanan kami pun memutuskan untuk kembali mendirikan tenda.

setelah di rasa cukup waktu kami beristirahat dan tidur sebentar kami pun melanjutkan perjalan kami. perjalan mulai terasa berat karena jalur menanjak dengan kemiringan yang hampir menyentuh 80 derajat.
sekitar pukul 5 sore kami sampai di puncak sindoro. kelelahan terasa terbayar dengan indahnya pemandangan dari atas sindoro. udara di puncak sindoro terasa begitu menusuk tulang, ditambah bau busuk belerang yang terbawa angin menambah sesak nafas kami. Suhu udara sore itu di rasa mencapai minus 5 derajat celcius.

Kami langsung mendirikan tenda ketika sampai di puncak guna menghangatka tubuh kami di dalam tenda dan menghalau angin yang menerpa dengan kencangnya. sementara yang lain mendirikan tenda saya pun memasak bahan makanan. setelah makan bersama kami pun memutusan untuk berisitirahat karena subuh keesokan hari nya kami harus sudah turun gunung karena kami harus mengejar waktu agar bisa sampai kembali ke jakarta tepat waktu.

sesuai rencana subuh sekitar pukul 3 pagi kami turun gunung menelusuri jalur setapak yang kami lewati sebelumnya. sekitar pukul 11 siang saya dan beberapa teman lain baru sampai di pos 3 karena beberapa orang lainnya sudah duluan sampai di pos 3. dari pos 3 kami memutuskan untuk menyewa mobil losbak untuk sampai di pos pendaftaran. sesampainnya di pos pendaftaran kami pun berkemas mempersiapkan diri untuk kembali pulang ke jakarta.

pukul 2 siang kami kembali kejakarta menggunakan mobil bus yang sudah kami sewa sebelumnya. perjalan masih sama saja berjalan begitu lamban. saya pun tertidur sepanjang perjalanan pulang, di tengah perjalan kami memutuskan menepi untuk sekedar makan dan membeli oleh-oleh, tapi sayang tidak ada centarl oleh-leh sepanjang jalan yang kami lewati, setelah makan kami melanjutkan perjalan pulang ke jakarta.

pukul 2 pagi kami sampai di jakarta. saya dan beberapa teman memutuskan untuk menginap di kampus sedangkan yang lainnya memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.

Begitulah perjalan kami menuju sindoro.


terimakasih sudah mengunjungi blog saya ini. kurang lebihnya saya mohon maaf.